Showing posts with label anak sehat. Show all posts
Showing posts with label anak sehat. Show all posts

Cara Merawat Gigi Bayi Yang Baik

8:33 AM 0
Setelah sebelumnya kita membahas cara  merawat gigi tambalan, sekarang kita beranjak membahas cara merawat gigi bayi yang baik.

Ibu mungkin menjumpai bayi yang tiba-tiba menjadi suka menangis, mengalami demam ringan, mengeluarkan air liur lebih banyak daripada biasanya, dan suka menggigit-gigit apa saja di sekitarnya. Kemungkinan besar itu berarti bayi Ibu sedang tumbuh gigi.

Kondisi ini bisa berlangsung antara satu atau dua bulan. Normalnya, gigi bayi pertama kali muncul saat berusia 4 sampai 7 bulan. Ukuran usia ini tidak mutlak, sebab sangat tergantung dari status gizi bayi terutama asupan kalsium selama masa hamil dan menyusui.

Bila si kecil sudah tumbuh gigi, ada baiknya Ibu lebih rajin membersihkan giginya yakni, dengan menyikat gigi si bayi. Karena tumbuhnya gigi si bayi masih baru, maka dalam membersihkannya pun diperlukan cara menyikat khusus. 

cara-merawat-gigi-bayi-yang-baik


Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Ibu lakukan dalam membersihkan gigi bayi dengan baik dan benar.

• Menggunakan Sikat Gigi yang Tepat atau Kain Kasa / Lap Lembut
Ketika bayi mulai tumbuh gigi, menyikat giginya sudah boleh menggunakan sikat. Gunakan sikat gigi yang berukuran kecil dengan bulu-bulu yang lembut. Lebih baik gunakan sikat gigi kecil khusus bayi yang terbuat dari karet lunak yang tidak mengandung toksin (zat racun). Jika tidak ada sikat gigi khusus bayi, maka Ibu dapat menggunakan kain kasa atau lap berbahan lembut.

• Menyikat Gigi dengan Benar
Cara menyikat gigi bayi di atas harus dilakukan dengan posisi ibu duduk sambil memangku si bayi dengan tangan kiri. Lalu tangan kanan Ibu yang membersihkan gigi si bayi dengan kain kasa atau lap basah. Sikatlah perlahan ke arah atas dan bawah dari gigi, jangan menyikat dengan gerakan  menyamping pada gigi atau menyikat gigi dengan arah bolak balik karena ini bisa mencederai gusinya. Jadi harus disikat searah yakni ke atas dan kebawah pada bagian permukaan gigi bagian depan dan belakang serta lidah. Lakukan pada bagian permukaan gigi bagian depan, belakang, atas dan bawah serta lidah.

• Mengganti Sikat Gigi Bila Sudah Rusak
Gantilah sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali atau langsung ganti ketika bulu sikatnya terlihat mulai rusak. Caranya, bila bulu sikat gigi yang biasanya berwarna sudah memudar, maka sudah waktunya sikat tersebut diganti. Atau ketika Ibu menemukan sudah ada bulu sikat gigi yang rontok, atau fleksibilitasnya mulai berkurang, segeralah menggantinya.

• Simpan Sikat Gigi dalam Keadaan Kering
Sikat gigi yang basah dan lembab akan merusak bulu sikat jika dibiarkan begitu saja. Akan lebih baik jika sikat gigi disimpan tertutup dalam keadaan kering. Caranya, biarkan sikat gigi kering setelah dipakai, baru tutup dengan tutupnya.

• Membersihkan Bagian Dalam Gigi
Kebanyakan Ibu ternyata sering kali lupa untuk membersihkan bagian dalam gigi, bagian yang bersentuhan dengan lidah. Plak yang tersembunyi sama pentingnya untuk dibersihkan seperti plak yang terlihat. Biasanya titik yang paling sering di bersihkan adalah bagian depan gigi saja. Mulai sekarang, Ibu sebaiknya mulai lebih sering membersihkan bagian-bagian yang disebutkan tadi.

Nah Ibu, sama seperti kondisi kesehatannya secara umum. Kesehatan gigi juga merupakan investasi yang penting untuk buah hati kita. Keadaan gigi yang sehat akan membuatnya lebih sehat dan optimal dalam pertumbuhannya. Salam sayang untuk buah hati ya.

Tips Agar Anak Menyukai Makanan Sehat

9:05 AM 0
Pada saat sekarang ini banyak makanan siap saji yang mudah dijumpai dan dengan harga murah. Hal ini mempengaruhi kebiasaan makanan sehat dan beralih kemakanan siap saji, terutama pada anak-anak dan hal tersebut dapat menggangu kesehatan anak. Hal ini dapat dilihat pada anak-anak yang lebih menyukai makanan siap saji dibandingkan makanan sehat rumah.

Tidak mudah mengajari anak-anak untuk mulai hidup sehat dan menyukai makanan sehat terutama bagi anak-anak yang gemar mengkonsumsi makanan siap saji. Tapi hal tersebut dapat mulai diajarkan kepada anak. Mulailah kreatif dalam memberikan menu kreatif yang disukai anak-anak, seperti membentuk makanan dengan bentuk yang disukai anak.


1. Sisipkan Makanan sehat

Jika anak tidak menyukai sayur, anda dapat mesisipkan sayuran pada makanan kesukaan mereka seperti pizza sayur.

2. Namakan sayur dan buah dengan nama yang lucu
Anda dapat menamakan sayuran dan buah dengan nama yang lucu seperti brokoli dinamakan "pohon". Dengan nama yang kucu akan membuat anak tertarik untuk memakannya.

3. Bentuk sayuran yang menarik
Bentuk sayuran yang menarik dapat membuat anak tertarik untuk bermain dan memakannya seperti bentuk wortel menjadi boneka atau orang.

4. Buat rasa makanan sehat lebih enak
banyak anak-anak tidak menyukai sayur karena rasanya yang tidak enak. Anda dapat menambahkan rasa bumbu pada sayuran yang membuatnya terasa lebih enak, dengan rasa yang enak anak pasti akan mau memakannya.

Beberapa tips ini untuk membuat anak menjadi lebih sehat dari makanannya. Dan pastikan itu menyenangkan dan mereka menyukainya. Memang tidak mudah membuat anak menyukai makanan sehat seperti sayuran dan buah, tetapi ini anda melakukannya dengan sedikit kreativitas.

Dengan memberikan makanan yang sehat, anda telah menunjukkan rasa sayang anda terhadap anak untuk kesehatan mereka.