Radiasi Pada Motor Dapat Sebabkan Kanker Prostat

12:05 AM 0
Masyarakat yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi sehari-hari, perlu berhati-hati. Pasalnya radiasi frekuensi rendah dan medan elektromagnetik pada jok, dapat membahayakan kesehatan terutama kanker prostat.

Extremely low frequency (ELF) dan electromagnetic field (EMF) radiations, merupakan pemicu gangguan kesehatan dan organ manusia termasuk dapat menyebabkan kanker. Banyak lembaga kesehatan dunia yang menyatakan bahwa radiasi ELF dan EMF, memiliki karakter membinasakan organ hidup.

Inilah yang menjadi alasan, Randall Dale Chipkar, seorang warga negara Kanada menciptakan jok yang dapat membentengi bagian vital dari radiasi ELF dan EMF.
Chipkar mengatakan, jok tersebut didesain menjadi tameng radiasi ELF EMF. Alat kelamin pengguna sepeda motor, merupakan sasaran potensial radiasi elektromagnetik yang dapat menyebabkan kanker prostat. Selain alat kelamin, bagian anus dan organ di dekatnya juga tidak luput dari ancaman kanker.

“Radiasi ELF dan EMF dapat menembus baja bahkan timah. Hanya material khusus yang dapat membentengi kita dari radiasi tersebut,” papar Chipkar.

Chipkar memberikan apresiasi kepada pemerintah Inggris yang telah mematenkan hasil penemuannya dan menjadi langkah awal untuk memproduksinya secara masal. Rencananya jok tersebut akan dipasarkan ke seluruh dunia.
“Saya berterima kasih pada Inggris yang telah mengakui keunggulan produk ini. Jok tersebut menjadi penangkal pengguna sepeda motor agar terhindar dari gangguan kanker,” ungkap Chipkar, seperti dikutip PRNewswire, Rabu (1/1/2008).

Chipkar berharap hasil penemuannya dapat menekan potensi gangguan kesehatan yang dialami pengguna rutin sepeda motor. “Mereka tidak perlu lagi khawatir kanker mengintai,” pungkas Chipkar.

Gadis Cilik 8 Tahun Masuk Perawatan Akibat Suntik Botox

9:42 PM 0
Masih segar diingatan kita tentang seorang anak gadis cilik berusia 8 tahun, yang karena ingin menjuarai kontes kecantikan, diberikan suntikan botox secara rutin setiap 3 bulan.

Britney Champbell, bocah perempuan asal San Francisco itu mendapat suntikan botox secara rutin tiap 3 bulan sekali. Larutan botox (botulinum toxin) sebanyak 1-2 ml disuntikkan di jidat, bibir dan sekeliling matanya sebagai pencegah keriput.

Suntikan itu diberikan oleh ibunya sendiri, Kerry yang kebetulan memang seorang ahli kecantikan. Perempuan 34 tahun ini tampaknya sangat terobsesi dengan gelar ratu kecantikan dan sangat berharap anaknya bisa meraih gelar itu kelak ketika sudah tumbuh dewasa.

Demi mewujudkan obsesinya, sejak Mei 2010 Kerry mulai menyuntikkan botok ke tubuh Britney yang ketika itu baru genap berusia 8 tahun. Kerry rela merogoh kocek untuk membeli larutan botox yang harganya mencapai Rp 2 juta tiap ampul ukuran 3 ml.

Saat ini, Britney tercatat sebagai bocah termuda yang mendapatkan suntikan botox untuk tujuan kecantikan. Meski memiliki banyak potensi bahaya, Kerry justru menganggap bahwa apa yang dilakukannya akan bermanfaat bagi Britney di masa mendatang.

"Saya yakin suatu saat dia akan menjadi seorang model, aktris atau penyanyi. Perawatan kecantikan yang ia dapatkan saat ini menjamin wajahnya kelak akan selalu awet muda," ungkap Kerry seperti dikutip dari The Sun, Rabu (23/3/2011).

Tidak cukup dengan suntik botox untuk mencegah keriput, Britney juga menjalani waxing (cabut bulu dengan lilin) untuk mencegah tumbuhnya rambut-rambut halus termasuk di sekitar kemaluan. Hal ini dilakukannya agar kelak Britney tidak ada masalah jika harus menjalani sesi pemotretan dengan bikini.

Yang lebih memprihatinkan, Britney yang masih bau kencur itu terlanjur menganggap apa yang dilakukan ibunya adalah hal yang wajar. Ia bahkan mengaku lebih beruntung dibandingkan teman-temannya yang belum diizinkan orangtuanya untuk melakukan perawatan kecantikan.

"Teman-teman kagum denganku dan mereka ingin cantik seperti aku. Dalam waktu dekat, aku juga ingin pasang silikon untuk memperbesar payudara dan memperbaiki bentuk hidung," ungkap Britney dengan polosnya.

Berbagai prosedur kecantikan, baik yang sifatnya invasif (melalui operasi) maupun noninvasif (suntik, laser dan sebagainya) sebenarnya tidak direkomendasikan untuk usia belia apalagi anak-anak. Karena sifatnya yang permanen, dikhawatirkan perubahan-perubahan yang tidak alamiah bisa mempengaruhi kejiwaan seseorang.

Sayangnya di beberapa negara termasuk Inggris dan Amerika tempat Britney dan orangtuanya tinggal, tidak ada aturan yang membatasi anak-anak untuk menerima suntikan botox. Karena itu, secara hukum apa yang dilakukan Kerry tidak termasuk tindak kriminal selama tidak ada pengaduan.

Britney sendiri tidak mungkin mengadu karena tidak tahu apa-apa dan terlanjur senang dengan apa yang dilakukan Kerry kepadanya. Selain karena anak tunggal, Britney sudah tidak punya kerabat lain lagi karena ayahnya yang merupakan seorang ilmuwan sudah meninggal 4 tahun lalu.
-health.detik.com-

Breastlight, Pendeteksi Kanker Payudara Sejak Dini

9:44 AM 0
Tumor payudara adalah salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh wanita, sehingga banyak wanita yang merasa cemas akan kesehatan payudaranya . Namun sekarang ada sebuah alat untuk mendeteksi tumor payudara yang dapat dilakukan sendiri dirumah. Cukup menyinari payudara dengan lampu senter merah dari sebuah alat pendeteksi tumor seorang wanita bisa tahu apakah ia punya tumor atau tidak dalam payudaranya.

Alat kesehatan pendeteksi payudara itu kini tersedia untuk menjawab ketakutan wanita akan keberadaan tumor dalam payudaranya. Alat yang diberi nama The Breastlight itu dilengkapi dengan cahaya LED yang diperkirakan bisa mendeteksi tumor payudara hingga 96 persen. Peneliti dari Sunderland City Hospital sudah membuktikan keberhasilan alat kesehatan tersebut melalui sebuah percobaan di Ghana.


Deteksi tumor payudara biasa dilakukan dengan teknik Mammograph dengan tingkat keberhasilan mendeteksi kanker antara 60 hingga 85 persen. Namun dengan alat The Breastlight, tingkat keberhaslannya bisa lebih tinggi bahkan alat ini bisa mendeteksi benjolan yang sangat kecil (7 mm) yang biasanya tidak terdeteksi dengan Mammograph.

The Breastlight hadir sebagai alat yang bisa digunakan wanita dimana saja dan kapan saja, terutama bagi mereka yang merasa malu jika harus memeriksakan Kesehatan payudara setiap bulan ke rumah sakit.

Menurut Dr Sarah Burnett, konsultan radiolog dari King Edward VII Hospital, London, cara kerja The Breastlight adalah dengan menyinari jaringan payudara dengan cahaya merah.

"Cahaya merah akan menyinari sel-sel darah merah dan seluruh pembuluh darah sehingga bagian dalam payudara bisa terlihat jelas layaknya jalur peta sebuah jalan atau sebuah jaringan. Ketika ada tumor dalam payudara, sebuah pembuluh darah akan tampak lebih besar dari yang lainnya dan menunjukkan area yang lebih gelap ketika diterangi dengan sinar," kata Dr Burnettseperti dikutip dari Telegraph, Selasa (26/1/2010).

Penggunaan alat The Breastlight sangat mudah. Pertama-tama, pastikan pengguna berada di ruangan gelap. Sambil berdiri, tempatkan alat tepat di bawah bagian payudara dan nyalakan hingga lampu merah menyala dan menerangi seluruh jaringan payudara.

Payudara yang sehat akan terlihat jaringan pembuluh darah yang kecil-kecil dan tipis. Tapi jika seorang wanita punya tumor, akan terlihat spot-spot atau daerah yang gelap di sekitar pembuluh darah payudara. Dengan melihat perkembangan spot-spot tersebut, seseorang bisa tahu apakah tumornya bertambah besar atau tidak.

Meski bermanfaat bagi wanita, namun alat The Breastlight ini memunculkan kekhawatiran beberapa kalangan yang tergabung dalam The Scottish Breast Cancer Campaign. Mereka mendesak agar pihak farmasi tidak menjual alat tersebut karena dikhawatirkan memicu rasa malas wanita untuk memeriksakan dirinya ke dokter.

"Alat itu memang bermanfaat, namun ditakutkan akan banyak wanita yang menyimpulkan sendiri dan salah menginterpretasikan hasil penyinarannya. Tidak ada yang bisa menjamin alat itu benar-benar aman dan akurat. Bahaya juga bisa terjadi jika wanita mengetahui dirinya terkena tumor atau kanker payudara tapi menyembunyikannya dan tidak segera berobat ke dokter," ujar seorang penentang The Breastlight.

Namun berdasarkan hasil survei Sunderland City Hospital, 88 persen wanita merasa lebih percaya diri dengan alat The Breastlight dan 84 persennya mengatakan alat itu mudah digunakan. Jadi tidak ada salahnya mencegah dengan mendeteksi awal dari penyakit tersebut.db

Tips Menghilangkan Kebiasaan Ngorok

8:19 AM 0
Ngorok atau mendengkur adalah masalah kesehatan sering kita alami saat tidur. Hal ini terjadi salah satunya karena terjadinya penyempitan atau tidak lancarnya saluran pernapasan. ketika jaringan-jaringan di balik kerongkongan, seperti lidah dan langit-langit mulut saling bersinggungan, bergetar dan memproduksi bunyi dengkuran.

Pada kasus lain, persinggungan jaringan-jaringan tadi dapat langsung menghilangkan suplai udara ke dalam tubuh kita. Ini yang disebut sleep apnea, tubuh mengalami kekurangan oksigen, yang dapat merusak kesehatan terutama jantung Anda.

Ngorok sering terjadi pada orang yang memiliki berat badan berlebih, hal ini dikarenakan banyak bagian tubuh tertutup lemak termasuk pada saluran pernapasan. Namun ngorok juga dapat disebabkan karena seseorang terlalu lelah.

berikut ini beberapa tips kesehatan untuk menghilangkan kebiasaan ngorok :
1. Tidurlah dengan posisi Menyamping.
posisi telentang saat tidur, menyebabkan pangkal lidah jatuh yang dapat menjadi beban sehingga menyebabkan ngorok.
2. Kurangi berat badan dengan olahraga.
dengan berolahraga selain sehat juga dapat mengurangi lemak dalam tubuh, termasuk pada saluran pernapasan sehingga sirkulasi udara lebih lancar.
3. Berhenti merokok.
Merokok dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan yang dapat menyebabkan ngorok.
4. Hindari alkohol.
Alkohol dapat menyebabkan relaksasi pada otot-otot leher, sehingga dapat menyebabkan mendengkur ngorok.
5. Atur pola tidur sehat dan teratur.
begadang dan kurang tidur dapat menyebabkan tubuh lelah, hal tersebut dapat menyebabkan mendengkur/ngorok.
6. Minumlah banyak cairan.
kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat menyebabkan kering dan lengketnya saluran pernapasan sehingga menyebabkan mendengkur/ngorok.
7. Agak tinggikan posisi kepala
Dengan meninggikan posisi kepala mungkin akan menghilangkan tekanan pada otot-otot pernapasan, sehingga saluran pernapasan lebih lancar.

mulailah mengurangi atau hilangkan kebiasaan mengorok, karena dampak dari ngorok berbahaya bagi kesehatan dan teman tidur :) . Mulailah pola tidur sehat agar mendapat kesegaran disaat anda bangun untuk memulai hari yang lebih baik.db
source : tips dan artikel

Gadis 8 Tahun Suntik Botox Untuk Kontes Kecantikan

7:31 AM 0
Gadis cilik ini baru berusia 8 tahun. Tapi karena ingin menjuarai kontes kecantikan, ini diberikan suntik botox secara rutin setiap 3 bulan.

Britney Champbell, bocah perempuan asal San Francisco itu mendapat suntikan botox secara rutin tiap 3 bulan sekali. Larutan botox (botulinum toxin) sebanyak 1-2 ml disuntikkan di jidat, bibir dan sekeliling matanya untuk mencegah keriput.

Suntikan itu diberikan oleh ibunya sendiri, Kerry yang kebetulan memang seorang ahli kecantikan. Perempuan 34 tahun ini tampaknya sangat terobsesi dengan gelar ratu kecantikan dan sangat berharap anaknya bisa meraih gelar itu kelak ketika sudah tumbuh dewasa.

Demi mewujudkan obsesinya, sejak Mei 2010 Kerry mulai menyuntikkan botok ke tubuh Britney yang ketika itu baru genap berusia 8 tahun. Kerry rela merogoh kocek untuk membeli larutan botox yang harganya mencapai Rp 2 juta tiap ampul ukuran 3 ml.

Saat ini, Britney tercatat sebagai bocah termuda yang mendapatkan suntikan botox untuk tujuan kecantikan. Meski memiliki banyak potensi bahaya, Kerry justru menganggap bahwa apa yang dilakukannya akan bermanfaat bagi Britney di masa mendatang.

"Saya yakin suatu saat dia akan menjadi seorang model, aktris atau penyanyi. Perawatan yang ia dapatkan saat ini menjamin wajahnya kelak akan selalu awet muda," ungkap Kerry seperti dikutip dari The Sun, Rabu (23/3/2011).

Tidak cukup dengan suntik botox untuk mencegah keriput, Britney juga menjalani waxing (cabut bulu dengan lilin) untuk mencegah tumbuhnya rambut-rambut halus termasuk di sekitar kemaluan. Hal ini dilakukannya agar kelak Britney tidak ada masalah jika harus menjalani sesi pemotretan dengan bikini.

Yang lebih memprihatinkan, Britney yang masih bau kencur itu terlanjur menganggap apa yang dilakukan ibunya adalah hal yang wajar. Ia bahkan mengaku lebih beruntung dibandingkan teman-temannya yang belum diizinkan orangtuanya untuk melakukan perawatan kecantikan.

"Teman-teman kagum denganku dan mereka ingin cantik seperti aku. Dalam waktu dekat, aku juga ingin pasang silikon untuk memperbesar payudara dan memperbaiki bentuk hidung," ungkap Britney dengna polosnya.

Berbagai prosedur kecantikan, baik yang sifatnya invasif (melalui operasi) maupun noninvasif (suntik, laser dan sebagainya) sebenarnya tidak direkomendasikan untuk usia belia apalagi anak-anak. Karena sifatnya yang permanen, dikhawatirkan perubahan-perubahan yang tidak alamiah bisa mempengaruhi kejiwaan seseorang.

Sayangnya di beberapa negara termasuk Inggris dan Amerika tempat Britney dan orangtuanya tinggal, tidak ada aturan yang membatasi anak-anak untuk menerima suntikan botox. Karena itu, secara hukum apa yang dilakukan Kerry tidak termasuk tindak kriminal selama tidak ada pengaduan.

Britney sendiri tidak mungkin mengadu karena tidak tahu apa-apa dan terlanjur senang dengan apa yang dilakukan Kerry kepadanya. Selain karena anak tunggal, Britney sudah tidak punya kerabat lain lagi karena ayahnya yang merupakan seorang ilmuwan sudah meninggal 4 tahun lalu.

Resiko Terlalu Lama Naik Motor Bagi Kesehatan

8:42 AM 0
Bagi anda para pengendara sepeda motor sepertinya harus benar-benar memperhatikan yang satu ini. Pasalnya baru-baru ini di Amerika ada penelitian yang mengatakan bahwa naik motor bisa menyebabkan terganggunya kesehatan terutama kaum adam dapat menjadi impotensi. Dengan adanya penelitian ini, setiap lelaki tentu kini harus lebih waspada karena laki-laki yang naik motor beresiko mengalami impotensi dan akan mengalami masalah kesehatan pada kantung kemih.

Hal ini diakibatkan oleh jok motor yang kemudian ditambah dengan getaran dari mesin akan merusak saraf di daerah kemaluan. Penelitian yang dilakukan oleh dokter Jepang dan diterbitkan dalam International Journal of Impotence Research lalu menjelaskan kalau jok motor memberikan tekanan berlebihan pada perineum atau kulit yang ada dibawah buah testis, area yang antara anus dan skrotum. Selain itu tekanan ini yang dapat membatasi aliran darah ke alat kelamin si pengendara, yang akan mengalami masalah kesulitan ereksi.

Penelitian ini juga mengungkapkan getaran dari mesin yang berlebih akan menyebabkan penurunan dua hormon pertumbuhan di dalam kandung kemih dan prostat (kelenjar dikantung kemih), yang berhubungan dengan relaksasi kandung kemih.

Namun sayang penelitian ini tidak mengatakan secara detail jenis motor apa yang paling menyebabkan impotensi ini. Tetapi paling tidak ini bisa menjadi pelajaran yang berarti untuk kita pengendara roda dua untuk lebih memelihara kendaraan agar tidak mengalami getaran yang berlebihan. -db-

Balita Lebih Memilih Wanita Tubuh Langsing

1:15 AM 0
Tidak hanya orang dewasa yang mempersepsikan kecantikan melalui bentuk tubuh seseorang. Anak-anak balita berusia empat tahun pun menilai berbadan langsing itu identik dengan keindahan dan kecantikan wanita.

Menurut kajian para ahli, hal ini merupakan bukti semakin mudanya usia anak-anak mengonsumsi media.

Penelitian tahun 2010 yang dimuat dalam Journal of Peditrics menemukan 70 persen anak-anak usia prasekolah menonton televisi dan main video games lebih banyak dibandingkan dengan waktu yang direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics, yaitu tidak lebih dari dua jam setiap hari.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Australia dengan mewawancara 160 anak dan orang dewasa muda untuk menilai tingkat ketertarikan pada kecantikan dan keindahan tubuh perempuan, mayoritas responden menilai tubuh paling indah adalah yang memiliki berat badan normal. Bahkan, anak usia empat tahun pun menunjuk wanita bertubuh langsing sebagai yang paling cantik.

Studi sebelumnya yang dimuat jurnal Body Image tahun 2010 menunjukkan persepsi akan keindahan bentuk tubuh sudah dimulai sejak usia anak-anak. Bahkan, dalam jurnal Sex Roles diketahui bahwa anak-anak berusia 3-5 tahun lebih memilih tubuh langsing.

Felicity Brown dari Universitas Queensland, Australia, mengatakan, paparan media terhadap anak-anak sangat memengaruhi penilaian mereka pada bentuk tubuh saat usia dewasa. "Seperti orang dewasa, anak-anak juga lebih memilih wanita langsing. Bahkan, mereka sudah menangkap pesan media tentang keindahan tubuh langsing sebelum mereka usia sekolah," katanya.
-health.kompas.com-